17 April 2011

kartun di era 80'an

Mari bernostalgia. Tahun 80-an boleh dibilang sebagai salah satu dekade yang paling berjaya. Breakdance, baju full warna, bahasa prokem alias preman dan juga film kartun, adalah beberapa hal yang patut dikenang. Membahas kartun, siapa saja sih yang dianggap banyak orang sebagai yang terbaik dan masih membekas di hati? Ini dia 10 kartun 80-an

1. Voltron

kartun terbaik 80 an
Ini adalah puncak kejayaan dari kartun tahun 80-an. Film ini mampu mengkombinasikan unsur-unsur dari hampir seluruh kartun yang ada saat itu. Gambar, cerita serta kemampuan kelima robot Voltron dinilai nyaris sempurna. Selain menyaksikan filmnya, kebanyakan dari kita juga pasti mengoleksi mainannya, kan?

2. Duck Tales
kartun terbaik 80 an
Siapa saja pasti mengingat lagu tema Duck Tales. Petualangan bebek kaya raya Scrooge McDuck dan ketiga bebek kecil, Huey, Dewey dan Louie, dinilai sangat epik. Tak ada anak yang rela melewatkan satu episode pun.
3. Thundercats
kartun terbaik 80 an
Tahun 80-an sangat mengedepankan kerjasama tim, dan tak ada kartun yang menunjukkan contoh tersebut lebih baik dari Thundercats. Sudah jelas kan mengapa kartun ini menjadi yang terbaik nomer tiga.
4. Rescue Rangers
kartun terbaik 80 an
Film ini merupakan kisah petualangan Chip and Dale, dua tupai yang bersahabat namun tak jarang juga terlibat konflik. Menurut banyak orang, karakter yang melekat dalam benak publik serta cerita yang bagus, membuat Rescue Rangers dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik.

5. Mario Brothers
kartun terbaik 80 an
Mario dan Luigi, dua kakak beradik ini mempunyai banyak sekali penggemar. Selain film kartun, game petualangan Mario Bros yang dikeluarkan Nintendo juga laku keras di pasaran. Kekonyolan mereka menjadi daya tarik tersendiri selain petualangan yang mengasyikan.
6. Transformers
kartun terbaik 80 an
Yang satu ini tak perlu diragukan lagi ketenarannya. Kendaraan yang dapat berubah menjadi robot dan menumpas kejahatan, dianggap keren oleh pemirsa mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dari versi kartunnya dulu, hingga versi layar lebar yang dirilis pada 2007 silam
7. He-Man
kartun terbaik 80 an
Jagoan yang satu ini digambarkan secara sempurna (pada zamannya) oleh sang kreator. Ganteng, berbadan tegap dan mampu mengalahkan siapa pun musuhnya. Sepertinya tak sedikit juga dari kita yang mempunyai imajinasi menjadi superhero seperti He-Man.
8. GI Joe
kartun terbaik 80 an
Wah kali ini giliran para lelaki. Ngaku deh, siapa di antara kalian yang kemudian bercita-cita menjadi tentara karena menonton film ini. GI Joe benar-benar meraih sukses besar deh.
9. Gummi Bears
kartun terbaik 80 an
Masih ingat nggak sama kartun yang satu ini? Itu lho, sekumpulan beruang berwarna-warni yang selalu berpetualang. Produksi Disney ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik yang dikeluarkan perusahaan raksasa film itu.
10. Smurf
kartun terbaik 80 an
Siapa tak ingat dengan sekumpulan manusia kerdil berwarna biru ini. Meski mereka terlihat sama, memakai pakaian yang sama dan tinggal di tempat yang sama, masing-masing smurf memiliki kepribadian unik yang mampu menyelamatkan grup dari Gargamel dan Azrael.

mengenal sporter

1. Hooligan

Hooligan mungkin jadi istilah yang paling sering didenger agan-agan sekalian, karena secara garis besar di dunia, supporter fanatik sepakbola disebut dengan hooligan.

Istilah hooligan lahir pertama kali di Inggris untuk menyebut supporter sepakbola yang fanatik, mereka memakai syal dan datang ke pertandingan untuk mendukung tim kesayangan mereka.

Sering kali ada hooligan dari tim tamu yang datang untuk mendukung tim mereka, sehingga sering terjadi saling ejek antar hooligan di dalam stadion yang berakhir pada kericuhan usai pertandingan.

Hooligan identik dengan skinhead yang mewakili kelas pekerja, karena sepakbola menjadi hiburan yang cukup murah untuk kelas pekerja inggris.



2. Ultras

Ultra (untuk tunggal) atau Ultras (untuk jamak) lahir dan berkembang di Italia, kata ultra sendiri dapat berarti "lebih" jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, "lebih" disini dimaksudkan karena Ultras memberi dukungan lebih pada tim daripada penonton sepakbola biasa.

Ultras sering melakukan tur ke kandang tim lawan untuk mendukung tim kesayangannya, biasanya tur dilakukan dengan kereta.

Ultras pada umumnya berpakaian hitam dengan sedikit warna tim kebanggaannya. Menggunakan jaket dan penutup mulut (biasanya dengan slayer atau syal). Ultras selalu memakai sepatu dalam setiap pertandingan yang ditontonnya.

3. Barra Bravas

Barra bravas adalah sebutan untuk supporter Amerika latin, hampir sama dengan yang saya sebutkan sebelumnya, Barra bravas mirip dengan ultras, tapi juga mirip dengan hooligan.

Barra bravas juga mendukung tim kesayangannya dengan banner dan flair serta roll, tapi jarang ada kelompok barra bravas yang membuat tifo. Barra bravas berdiri dan bernyanyi sepanjang pertandingan.

Salam Suar & Asap..!!

Ditulis Oleh Oren Barat   
Saturday, 05 March 2011
Salam Suar & Asap..!! Ya, Begitulah saya mengomentari setiap aksi rekan-rekan yang dengan penuh antusias menyalakan Red Hand Flare & Smoke Bomb (Bom Asap) disetiap pertandingan Persija, harus diakui, suar yang berasal dari Red Hand Flare yang rata-rata menyala dengan durasi sekitar 60 detik dengan pancaran cahaya berkisar 15,000 candela ini benar-benar dapat menghipnotis seisi stadion yang larut dalam sorak kegembiraan dan kebanggaan yang disertai dengan puncak emosi yang meninggi tatkala Persija berhasil mencetak gol ke gawang lawan ataupun disaat sesi pembukaan di partai-partai penting pertandingan Persija dengan harapan yang meninggi untuk dapat meraih kemenangan dan kepuasan tertinggi ketika Persija berhasil menang dalam sebuah pertandingan.

The Spirit Of Jakarta
This is Jakarta..!!
Sedangkan efek asap oranye yang ditimbulkan saat pelatuk unit Smoke Bomb ditarik juga menjadikan suasana tribun berubah menjadi magis dengan kepulan asap oranye yang bergumpal-gumpal dan membubung tinggi ataupun menyebar keseluruh penjuru tribun seakan menunjukkan identitasnya, Ini Kami, Supporter Oranye Pendukung Persija.. mungkin begitu pesan yang ingin disampaikan melalui gelontoran “Orange Smoke” yang sering bertabrakan dengan “White Smoke” di udara dari suar RedFlare yang dinyalakan bersama-sama.. sebuah kenikmatan yang tak ternilai harganya dapat menyalakan dan menyaksikan “The Spirit of Smoke” yang layaknya seperti “Theater of Fire” didalam sebuah pertunjukan yang bernama “nonton Persija”..
Red Flare Parade
Orange Spirit..
Mungkin di negara bagian Eropa dan Amerika Latin sana hal ini sangat lazim dan mudah dijumpai dalam setiap gelaran pertandingan sepakbola di negara mereka, bahkan sangat mudah dijumpai pula melalui foto-foto dan video online bagaimana aksi api & asap itu benar-benar mereka pertunjukkan secara massive, dimana kadang pertunjukan tersebut dilengkapi juga dengan banner-banner dan kibaran bendera raksasa yang dipertunjukkan secara militan oleh para supporter fanatik mereka disana, dan inilah pertunjukan sepakbola, pertunjukan dimana tidak hanya dipuaskan dengan hasil dan proses pertandingan, namun juga dipuaskan dengan semangat, kebanggaan dan antusiasme tinggi para pendukungnya yang dijewantahkan melalui emosi dan adrenalin, di Indonesia sendiri mungkin penyalaan Red Flare dan Bom Asap sudah juga dilakukan walaupun skalanya belumlah semassive  diluar sana, tetapi itupun cukup bagi kita untuk merasakan bagaimana rasanya sebuah kegembiraan dan kebanggaan dapat diungkapkan melalui emosi dan adrenalin yang memuncak dan akan menjadi sebuah kepuasan tak terhingga ketika semuanya mencapai klimaks diiringi dengan kibaran gagah beberapa “Giant Flag” yang melambai-lambai bersekutu dengan asap suar kemenangan.. Demi Kejayaan Persija!!
Salam Suar & Asap..!!
Oren Barat
http://orenbarat.wordpress.com/

renungan : batu pembawa pesan

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat keatas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada dibawahnya. Pekerja berteriak-teriak tapi temannya tidak dapat mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja. Semua usahanya menjadi sia-sia saja.


Oleh karena itu, untuk menarik perhatian teman yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya tersebut. Setelah koin tersebut dilemparkan, untuk sejenak temannya berhenti bekerja, memungut uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usaha kedua pun memperoleh hasil yang sama...

Tiba-tiba ia mendapatkan ide. Dia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah temannya. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menyampaikan pesan kepada teman kerjanya yang dibawah...


Pesan Moral :
Tuhan kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk melimpahi kita dengan berkah, tetapi itu tidak cukup membuat kita menengadah kepada-Nya.

Karena itu, agar kita selalu mengingat-Nya, Tuhan kadangkala menjatuhkan 'batu kecil' kepada kita."