18 Oktober 2012

Basis Data Rasional


Basis Data
Basis data dan teknologinya telah memainkan peran penting seiring dengan pertumbuhan penggunaan komputer. Basis data telah digunakan pada hampir seluruh area dimana komputer digunakan, termasuk bisnis, teknik, kesehatan, hukum, pendidikan dan sebagainya.
Kata basis data dapat didefinisikan sebagai kumpulan data yang saling berhubungan. Sedangkan kata data dapat didefinisikan sebagai fakta yang direkam atau dicatat. Sebagai contoh adalah nama, nomor telepon, dan alamat dari orang-orang yang anda kenal. Anda mungkin telah merekam data ini pada buku alamat, atau anda dapat menyimpannya dalam disket, menggunakan komputer personal dan perangkat lunak seperti dBASE IV, Pada pembuatan sistem informasi yang dinamis, diperlukan sebuah media penyimpanan yang terstruktur untuk menyimpan data dari setiap aktifitas bisnis yang ada, yang bernama database. Untuk  membuat database yang baik, diperlukan pula suatu cara untuk memanajemen database tersebut agar dapat digunakan secara efisien.
Konsep
Prinsip model relasional (relational model) pertama kali diperkenalkan oleh Dr. E.F Codd, pada bulan Juni 1970 dalam sebuah tulisannya yang berjudul “A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks.” Dalam tulisan tersebut, Dr. Codd menjelaskan tentang model relasional untuk sistem basis data.
Model-model yang lebih populer digunakan pada saat itu adalah hierarchical dan network, atau bahkan simple flat file data stuctures. Relational Database Management Systems (RDBMS) segera menjadi sangat populer, terutama karena kemudahan penggunaannya dan fleksibilitas struktur datanya.
Selanjutnya, banyak vendor bermunculan untuk mendukung sistem ini diantaranya Oracle, dimana mendukung RDBMS dengan paket untuk keperluan membangun aplikasi dan produk-produk siap pakai, sebagai total solusi bagi keperluan pengembangan teknologi informasi.
Untuk menerapkan sebuah basis data (yg terdiri atas sejumlah tabel yang saling berhubungan), dibutuhkan perangkat lunak (software) khusus. Perangkat lunak ini disebut Sistem Pengelola Basis Data (DBMS). seperti;dBase III+, MS-Acces, Borland-Paradox, Oracle. Prinsip pemakaian semua perangkat lunak tsb hampir sama, hanya pada teknis pemakaian dan kelengkapan fungsi (feature) yang dimiliki masing-masing perangkat lunak yang berbeda.
 
MS-Acces
Konsep Modeling
Konsep basis data model relasional memiliki beberapa definisi penting sebagai berikut:
  •  Kumpulan objek atau relasi untuk menyimpan data
  •  Kumpulan dari operator yang melakukan suatu aksi terhadap suatu relasi untuk menghasilkan relasi-relasi lain
  • Basis data relasional harus mendukung integritas data sehingga data tersebut harus akurat dan konsisten
Contoh dari relasi adalah tabel. Kita dapat menggunakan perintah-perintah SQL untuk menampilkan data dari tabel.

Fungsi-fungsi
Basis data relasional memiliki fungsi-fungsi kegunaan sebagai berikut:
  • Mengatur penyimpanan data
  •  Mengontrol akses terhadap data
  •  Mendukung proses menampilkan dan memanipulasi data
Karakteristik 
  • Struktur basis data (tabel-tabel & relasi antar tabel) lebih kompak 
  • Struktur masing-masing tabel lebih efisien & sistematis.
  • Kebutuhan ruang penyimpanan data lebih efisien.
  • Semakin kecil ukuran tabel, maka akan semakin cepat operasi basis data yang kita lakukan. Karena data yang diambil tidak terlalu besar ukurannya.
  • Salah satu cara untuk mengukur efisiensi database yaitu dengan sedikitnya redundansi data (data rangkap).
  • Tidak ada ambiguitas data di semua tabel dalam basis data, sehingga penggunaan memori dapat dimanfaatkan secara efisien.
Istilah-istilah
Beberapa istilah yang perlu kita pahami mengenai basis data relasional antara lain

  • Tabel : Merupakan struktur penyimpanan dasar dari basis data relasional, terdiri dari satu atau lebih kolom (column) dan nol atau lebih baris (row).
  • Row (baris) : Baris merupakan kombinasi dari nilai-nilai kolom dalam tabel; sebagai contoh, informasi tentang suatu departemen pada tabel Departmen. Baris seringkali disebut dengan “record”.
  • Column (kolom) : Kolom menggambarkan jenis data pada tabel; sebagai contoh, nama departemen dalam tabel Departmen. Kolom di definisikan dengan nama kolom dan tipe data beserta panjang data tertentu.
  • Field : Field merupakan pertemuan antara baris dan kolom. Sebuah field dapat berisi data. Jika pada suatu field tidak terdapat data, maka field tersebut dikatakan memiliki nilai “null”.
  • Primary key : Primary key atau kunci utama merupakan kolom atau kumpulan kolom yang secara unik membedakan antara baris yang satu dengan lainnya; sebagai contoh adalah kode departemen. Kolom dengan kategori ini tidak boleh mengandung nilai “null”, dan nilainya harus unique (berbeda antara baris satu dengan lainnya).
  •  Foreign key : Foreign key atau kunci tamu merupakan kolom atau kumpulan kolom yang mengacu ke primary key pada tabel yang sama atau tabel lain. Foreign key ini dibuat untuk memaksakan aturan-aturan relasi pada basis data. Nilai data dari foreign key harus sesuai dengan nilai data pada kolom dari tabel yang diacunya atau bernilai “null”.

17 Oktober 2012

Tugas Akuntansi - Kelompok

~Must To Do~

1.     Pengertian Sistem, Elemen Sistem, Sistem Lingkaran Terbuka dan Tertutup, dari pengertian tersebut buatlah masing-masing contohnya !
·        Sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan diantara mereka, Kata Sistem berasal dari bahasa Latin ( Systema ) dan bahasa Yunani ( Sustema ), yaitu suatu kesatuan yang terdiri komponen atau  elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran Informasi, Materi atau energi.
·        Elemen sistem adalah Bagian terkecil system yang dapat didentifikasi, jika sebuah sistem cukup besar yang terdiri dari subsistem-subsistem.
Contohnya: Sistem Komputer terdiri dari Software, Hardware, dan Brainware, Sistem Akuntansi.
·        Lingkaran Terbuka: Sistem yang berhubungan dan berpengaruh dengan lingkungan luar.
Contohnya: Sistem penawaran
·        Lingakaran Tertutup: Sistem yang tidak berhubungan dan tidak berpengaruh dengan lingkungan luar.
Contohnya: Sistem penawaran
2.     Gambarkan simbol-simbol dari SIA !
created by M. Kresna Hardian 



28 November 2011

Sedikit cerita tentang industri perangkat lunak...

bener-bener trueee stori... ^^

Sering mendengar para lamer atau nubie berkoar (yang nota bener masih para ABG) mempublikasikan dirinya sebagai hacker membuat saya beranggapan bahwa menjadi seorang hacker dan sejenisnya adalah hal yang keren menurut anggapan mereka.

Mulailah menggauli baris demi baris kode layaknya seorang santri menghafal ayat-ayat demi ayat dalam Alquran.

heheh tapi sebenernya tujuannya kedepan gimana? menjadi seorang kriminal?? bongkar sistem orang, pencurian data, carding nyolong kartu kredit orang lain atau jadi seorang profesional? duduk manis depan komputer membuat aplikasi yang nantinya di pakai ribuan orang?



dan jika pikiran anda sehat tentu anda akan dengan serta masuk dalam insdustri perangkat lunak itu sendiri. Menjadi sistem analis, programmer atau penetration testing.

Sampe disini anda menjadi nyaman? merasa tidak sia-sia perjuangan anda khatamberbagai kode aneh. Saya rasa jawabnya pasti tidak!!

Jika anda beruntung mampu membiayai berbagai setifikat yang harganya lumayan dan anda beruntung, mungkin anda adalah orang yang keren dalam sebuah perusahaan :D ... tentu saja dengan jabatan Application Development, Systems Administration atau programmer yang benaung di bawah departement IT besar dengan gaji yang lumayan.

Lalu? yang ga beruntung?? kerja di tempat kaya di bawah ni T_T

Marketing melakukan segala cara untuk mendapatkan customer, termasuk *ngasal*Customer minta bisa selesai 6 bulan (padahal normalnya butuh 1 tahun lebih), marketing langsung dengan enteng jawab 2 bulan pun bisa selesai.

Kalau berhasil -> management dan marketing yang dapat reward & bonus, engineer gigit jarikalau gagal -> engineer yang disalahkan





... selamat Pagi dan sekian??







http://kelepon.wordpress.com/2011/10/20/sedikit-cerita-tentang-industri-perangkat-lunak/